Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan (SAP) telah sukses melaksanakan kegiatan kunjungan instansi ketiga ke PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) dan Observatorium Bosscha pada tanggal 19–20 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 23 mahasiswa, terdiri dari angkatan 2024 dan 2025, didampingi oleh 4 dosen dan 1 laboran.
Kegiatan tahunan ini merupakan salah satu program pengenalan mahasiswa secara langsung mengenai dunia kerja di instansi-instansi yang berkaitan dengan prodi SAP, di antaranya di bidang satelit, telekomunikasi, dan observasi antariksa. Kunjungan ini juga merupakan salah satu upaya untuk menyiapkan lulusan yang kompeten dan menghadapi tantangan dunia kerja di kemudian hari.
Kunjungan ke PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN)

Kegiatan di PSN diawali dengan seminar mengenai pengenalan teknologi satelit telekomunikasi yang dimiliki oleh perusahaan tersebut, cara kerja satelit, pembuatan, serta terobosan-terobosan baru yang terus dikembangkan demi menguatkan kapasitas satelit nasional Indonesia. Sebagai perusahaan swasta yang bergerak di bidang telekomunikasi antariksa, PSN telah meluncurkan beberapa satelit penting seperti Nusantara Satu (2009), Nusantara 3/Satria 1 (2023), serta satelit Nusantara Lima yang menjadi salah satu satelit terbaik yang pernah diluncurkan oleh PSN dengan kecepatan broadband sebesar 160 Gbps.
Selain mengikuti seminar para peserta juga diajak untuk mengikuti tur ke semua fasilitas yang ada di PSN, di antaranya ruang kendali untuk memantau kondisi satelit-satelit dan tingkat konektivitasnya dan taman satelit yang berisi kumpulan gateway serta antena-antena telekomunikasi lain yang memiliki fungsinya masing-masing. Kegiatan di PSN ditutup dengan kuis menarik untuk menguji pemahaman peserta selama kunjungan dan membagikan cendera mata yang berkesan kepada para peserta.
Kunjungan ke Observatorium Bosscha

Kunjungan di observatorium Bosscha diawali dengan seminar pengenalan observatorium serta program-program yang dijalankan, terutama di bidang penelitian yang dapat diikuti oleh mahasiswa dalam program Kerja Praktik. Peserta juga diberikan clue-clue sebagai persiapan mereka sebelum mengajukan kerja praktik di observatorium bosscha.
Kegiatan kunjungan dilanjutkan dengan berkeliling kompleks observatorium untuk mengenalkan berbagai macam instrumen terutama teleskop yang terdapat di sana. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk mencoba mengamati Matahari dengan teleskop refraktor yang sudah disiapkan oleh para astronom di sana. Mereka dikenalkan juga dengan teleskop robotik kecil yang dikendalikan melalui tablet sehingga dapat dengan mudah dibawa dan digunakan dimanapun. Kunjungan ini ditutup dengan mengunjungi salah satu teleskop optik tertua dan terpanjang di Indonesia yaitu Zeiss Double Refractor berdiameter 60 cm, panjang 15 meter, dan berat sebesar 17 ton.
Harapan dan Penutup
Besar harapan kami kunjungan ini memberikan inspirasi, memperluas wawasan, serta mempererat jejaring para mahasiswa dengan para praktisi di lembaga-lembaga terkait. Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada pihak PSN dan Observatorium Bosscha atas penyambutan hangat serta kesempatan berharga untuk mengenalkan berbagai inovasi dan teknologi modern kepada para calon penerus bangsa.
Sebagai komitmen berkelanjutan dalam memperkaya pengalaman akademis mahasiswa dan mencetak SDM unggul yang siap berkiprah di kancah global, Program Studi SAP berencana untuk terus menyelenggarakan agenda kunjungan instansi ini secara rutin setiap tahunnya.


